Wanita yang mempumpuyai peluang lebih tinggi untuk terkena osteoporosis atau patah tulang, terutama wanita yang sedang hamil, menyusui dan menopause.
Untuk wanita hamil dan menyusui, mereka harus berbagi kalsium dengan bayinya, sedangkan perempuan menopause kekurangan hormon estrogen yang membantu penyerapan kalsium, kata dr. Lula Kamal pada seminar Marine Organic Calcium (MOC) di Medan, Minggu.
Menurut dia, gaya hidup yang tidak sehat juga bisa memicu osteoporosis.Dan itupulah sebabnya orang yang masih muda bisa mengalami osteoporosis.
Ia mengatakan, bagi mereka yang melakukan diet, kadang-kadang sering mengalami kesalahan, sehingga gizi yang masuk tidak lagi sesuai dengan kebutuhan tubuh mereka dan termasuk kalsium sebagai bahan pembentuk tulang.
Selain itu,pada jaman sekarang ini orang lebih suka warna kulit yang lebih cerah dan enggan terkena sinar matahari, karena kulitnya hitam sehingga kekurangan vitamin D. Padahal vitamin D tersebut penting sekali dalam penyerapan kalsium.
Ia menjelaskan, belum lagi kebiasaan merokok dan minum alkohol pada usia muda, dan kandungan nikotin yang ada pada rokok akan menyerap cadangan kalsium dalam tubuh.
Masyarakat diminta untuk mewaspadai osteoporosis dan mengkonsumsi kalsium sejak dini.Kalsium sangat penting bagi tubuh karena diperlukan dalam proses pembentukan tulang, ujarnya.
Pembentukan tulang yang efektif terjadi hingga usia 30-an. Dan setelah itu proses penghancuran lebih cepat dari pembentukan, tambahnya.



![Keikos.Biz [women stuffs]](/wp-content/themes/keikos/images/keikos_logo_1.gif)


Leave a Comment